Data Explorer

Data gabungan SMA & SMK se-Bali

Gabungkan 88 SMA dan 57 SMK Negeri dalam satu tabel. Saring per jenjang, kabupaten, dan kecamatan; urutkan tiap kolom dengan sekali klik header.

Insight Gabungan

Jurang SMA vs SMK di tiap kabupaten

Yang hanya terlihat saat kedua jenjang disandingkan: seberapa jauh rata-rata lantai masuk SMA di atas SMK pada kabupaten yang sama. Diurutkan dari jurang terlebar ke tersempit. (Lantai SMK dihitung tanpa sekolah ber-min 0.)

Jembrana▲ 47.2
SMA101.4
SMK54.2
SMA-nya merata (semua ≥ Menengah), tapi SMK-nya jauh lebih terbuka.
Denpasar▲ 45.1
SMA128.9
SMK83.8
Keduanya tertinggi se-Bali, tapi tetap berjarak 45 poin — SMA ibu kota sangat ketat.
Karangasem▲ 37.6
SMA92.3
SMK54.7
Kabupaten timur dengan akses vokasi yang jauh lebih lebar dari SMA-nya.
Bangli▲ 30.8
SMA84.7
SMK53.9
SMK-nya paling terbuka se-Bali (3 dari 9 sekolah ber-min 0).
Badung▲ 29.8
SMA111.5
SMK81.7
Sabuk selatan: SMA & SMK sama-sama bertahan di papan atas.
Klungkung▲ 27.9
SMA87.9
SMK60.0
Hanya 2 SMK; akses kepulauan membatasi pilihan di kedua jenjang.
Buleleng▲ 21.7
SMA84.8
SMK63.1
Jaringan terbesar di kedua jenjang — SMA & SMK relatif berdekatan.
Tabanan▲ 11.8
SMA88.5
SMK76.7
Jurang tersempit se-Bali — lantai SMA & SMK paling berdekatan.

Angka = rata-rata nilai minimum (lantai) pendaftar per kabupaten. SMA dari 88 sekolah, SMK dari 57 sekolah tanpa yang ber-min 0. Telusuri detail tiap sekolah di tabel bawah.

Temuan Lintas Jenjang

4 fakta yang hanya muncul saat digabung

Pola yang tak terlihat kalau SMA dan SMK dilihat terpisah — soal puncak, sebaran jaringan, dan di mana sebenarnya jurang dua jalur ini.

Bicara jurang: ada di lantai, bukan atap
Selisih nilai maks tertinggi SMA vs SMK cuma 20 poin (196.67 vs 176.67). Tapi tak satu pun dari 57 SMK punya lantai setinggi median lantai SMA (103.34). Beda dua jalur ini soal siapa yang diterima, bukan siapa yang terbaik.
20
Selisih puncak (poin)
0
SMK ≥ median lantai SMA
🗺
Bangli — satu-satunya yang condong ke vokasi
Di 8 dari 9 kabupaten, SMA lebih banyak dari SMK. Bangli pengecualian: 9 SMK vs 5 SMA. Di ujung lain, Klungkung paling akademik (4 SMA tiap 1 SMK), dan Gianyar persis seimbang 8:8.
9 : 5
Bangli — SMK : SMA
4 : 1
Klungkung — SMA : SMK
🏫
Empat dari sepuluh sekolah negeri adalah SMK
Dari 145 SMA & SMK Negeri se-Bali, 57 (39%) adalah SMK. Vokasi bukan jalur pinggiran — hampir dua dari lima kursi sekolah negeri yang dianalisis ada di SMK.
88
SMA Negeri
57
SMK Negeri (39%)
Celah & Puncak

Celah internal & nilai tertinggi — gabungan

Menggabungkan SMA & SMK per kabupaten: jurang antara nilai maks tertinggi dan lantai terendah, serta 10 sekolah dengan nilai pendaftar tertinggi se-Bali lintas jenjang.

Top 10 sekolah — nilai tertinggi pendaftar (SMA + SMK)
Diurutkan dari nilai maks; jika seri, pemecahnya nilai minimum tertinggi
💡 Kesepuluh nilai tertinggi se-Bali semuanya dipegang SMA — SMK terbaik (176.67) baru muncul di luar 10 besar gabungan.
Celah internal per kabupaten
Selisih nilai maks tertinggi dan nilai min terendah (nilai min 0 dikecualikan), SMA + SMK
Deep Dive

Telusuri tiap kabupaten

Pilih kabupaten untuk melihat seluruh sekolahnya — SMA dan SMK sekaligus — beserta insight gabungannya. Biru = SMA, ungu = SMK; titik amber = SMK ber-min 0.

Rentang nilai pendaftar per sekolah
Titik kanan = nilai maks (biru SMA / ungu SMK)  |  titik kiri = lantai  |  amber = min 0
Insight gabungan —
Kontras SMA vs SMK di kabupaten terpilih
    Nama Sekolah Jenjang Kabupaten Kecamatan Nilai Maks Nilai Min Rentang Kompetensi Tier

    Catatan: kecamatan disimpulkan dari nama sekolah (mis. "SMAN 1 Mengwi" → Mengwi). Sekolah di Kota Denpasar diberi label "Denpasar (kota)" karena namanya tidak menunjukkan kecamatan spesifik. Nilai min 0 pada SMK berarti ada kompetensi keahlian yang tidak terisi penuh — bukan nilai nol sebenarnya.